Tuntut 2 ASN Mesum Dipecat, Warga Demo Kantor Bupati Asahan

0
93
Tuntut 2 ASN Mesum Dipecat, Warga Demo Kantor Bupati Asahan

Ruslan Sekretaris Inspektorat Asahan : Kita sudah ajukan rekomendasi kepada Pak Bupati supaya dijatuhi hukuman berat

sumutmedia.net-ASAHAN-Puluhan pemuda yang tergabung dalam Pekat Ibe melakukan aksi demo di Kantor Bupati Asahan dan inspektorat Kabupaten Asahan. Kamis 16 Juli 2020 kemarin. Pendemo meminta agar bupati segera memberikan sangsi kepada dua orang ASN yang ketahuan berbuat asusila di dalam mobil pada Juni 2020 lalu.

Puluhan pemuda yang tergabung dalam Pekat Ibe ini terlibat aksi dorong saat melakukan aksi demo di Kantor Bupati Asahan. Pendemo kesal bupati yang mereka cari tidak bersedia menemui mereka.

Dalam aksinya puluhan pemuda menuntut kepada Bupati Asahan agar memberikan disiplin berat terhadap dua orang ASN yang berbuat mesum  di dalam mobil pada Juni 2020 lalu. Pasalnya hingga kini kedua ASN yang bertugas di Dinas Pendidikan Asahan tersebut masih aktif.

Puluhan pemuda melakukan aksi demo di Kantor Bupati Asahan dan inspektorat Kabupaten Asahan

Massa menilai perbuatan amoral yang dilakukan ASN tersebut telah mencoreng visi-misi kabupaten asahan yang relegius, sehat, cerdas dan mandiri.

Koordinator aksi Adi Chandra Pranata mengatakan aksi yang mereka lakukan ingin mempertayakan sikap Bupati Asahan yang belum memecat dua ASN yang ketahuan mesum di dalam mobil.

“Kami tidak terima ada ASN yang mesum tapi tidak di pecat, karena sudah melanggar undang-undang dan visi-misi kabupaten asahan yang relegius, sehat, cerdas dan mandiri,” tegas Adi Chandra.

Menanggapi aksi pemuda ini, Sekretaris Inspektorat Asahan Ruslan mengaku telah memeriksa kedua ASN dan telah mengajukan rekomendasi Kepada Bupati Asahan untuk memberikan sangsi disiplin berat.

“Kita sudah ajukan rekomendasi kepada Pak Bupati supaya dijatuhi hukuman berat,” kata Ruslan,

Sekretaris Inspektorat Asahan Ruslan

Lanjut Rusaln, hukuman berat berdasarkan PP 53 Tahun 2010, pertama pembebasan dari jabatan, lalu penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun, dan yang ketiga pemberhentian dengan hormat tidak ada permintaan sendiri, lalu yang terakhir pemberhentian dengan tidak hormat.

Sebelum membubarkan diri puluhan pemuda ancam akan melakukan aksi menginap di Kantor Bupati Asahan hingga permintaan mereka terpenuhi.

Seperti diketahui sebelumnya, dua oknum PNS Dinas Pendidikan (Disdik) di Asahan yang selingkuh lalu pingsan di mobil. Dua oknum PNS yang bukan suami istri diduga mesum di mobil setelah pingsan di mobil dan ditemukan dalam keadaan setengah telanjang.

foto int, ASN Disdik Kabupaten Asahan pingsan diduga usai mesum di Mobil

Kedua oknum PNS di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Sumatra Utara tersebut yaitu Zul (37) Korwil Dinas Pendidikan Asahan Kecamatan Rawang Panca Arga, dan H alias I (39) Bendahara Pembantu Dinas Pendidikan Asahan Kecamatan Meranti. (Taufik,Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here