Tak Hadir Diundang Rapat DPRD Sidak Tambang Pasir Ilegal

0
189

SIANTAR, SUMUTMEDIA.net – Komisi III DPRD Kota Pematangsiantar geram, atas undangan rapat yang mereka sampaikan ke pihak Kecamatan Siantar Martoba dan Siantar Sitalasari serta ke Badan Lingkungan Hidup, Kota Pematangsiantar tak di tanggapi. Al hasil, Kamis (9/6/2016) sejumlah Komisi III menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi tambang pasir ilegal (Galian C, red). Ke beberapa lokasi di Kota Pematangsiantar. Antara lain, di Jalan Sibatu-batu Kecamatan Siantar Sitalasari.

Disana, Anggota Komisi III menemukan satu lokasi bekas tambang pasir ilegal. Selanjutnya, ke kawasan Kecamatan Siantar Martoba. Dari sejumlah lokasi yang didatangi, Anggota DPRD menemukan penambangan pasir ilegal di Sungai Bahapal, Kelurahan Tanjung Tonga, Kecamatan Siantar Martoba.

Penambangan pasir yang menggunakan mesin pompa. Pantauan SUMUTMEDIA.net, Di lokasi, tampak aktivitas pekerja penambangan pasir, sedang memuat pasir hasil sedotan mesin ke dalam 5 unit truk.

Ada sekitar, 10 orang pekerja saat itu berada dilokasi. Sedangkan mesin pompa yang dipakai terdapat dua unit. Pekerja mengaku tangkahan pasir itu milik Parman, Kelurahan Tanjung Tonga, Kecamatan Siantar Martoba.

Sementara, soal mau dibawa kemana pasir yang di keruk tersebut, para pekerja enggan berkomentar. “Ini punya pak Parman,” aku salah seorang pekerja singkat. Konfirmasi SUMUTMEDIA.net.

Ketua Komisi III DPRD Kota Pematangsiantar Hendra Pardede mengatakan, Ia sangat menyayangkan hal tersebut. Pasalnya, penambangan pasir ilegal itu tidak terpantau pihak Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar.

“Kalau kita lihat, sepertinya ini ada pembiaran. Disini kita minta pemerintah harus tegas melakukan penindakan,” ujarnya.

Menangapi kerusakan ekosistem lingkungan ini, Hendra Pardede mengaku, pihaknya akan memanggil Badan Lingkungan Hidup (BLH), Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), Camat Siantar Martoba dan Camat Siantar Sitalasari untuk membicarakan hal tersebut.
“Hari Senin mendatang, kita akan mengundang mereka untuk hadir dalam rapat kerja,” Pungkasnya. (EKO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here