Pencarian Korban Diterkam Buaya Di Sungai Simangalam Masih Berlanjut

0
312
Tim gabungan terus berupaya mencari buaya pemangsa manusia di sungai Simangalam

sumutmedia.net-LABUHANBATU UTARA-Pencarian pasca hilangnya seorang petani dimangsa buaya saat memanen buah kelapa sawit dipinggir alur Sungai Simangalam, masih terus berlanjut. Di hari kedua, tim SAR terus berupaya melakukan pencarian korban meski belum membuahkan hasil.

Pasca hilangnya, Ponidi (47), warga Dusun Tanjung Alam Paret Minyak, Desa Simangalam, Kualuh Selatan Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara sampai saat ini belum ditemukan.

Korban dimangsa seekor buaya ganas, saat memanen buah kelapa sawit di kebun, yang hanya berjarak tiga meter dari tepi alur Sungai Simangalam. Namun tim basarnas wilayah Tanjung Balai bersama, BPBD Labuhanbatu Utara, TNI-Polri, dan dibantu warga pada hari kedua masih berupaya melakukan pencaharian.

Keluarga korban berharap buaya yang memangsa Ponidi segera ditemukan

Wiwik, kemanakan istri korban menjelaskan, pada saat korban di terkam buaya disaksikan langsung oleh istrinya. Dimana korban di seret buaya kedalam alur sungai hingga tenggelam dan hilang ke dalam air.

Wiwik menerangkan, saat baru kejadian istri korban sempat meminta tolong kepada warga Tanjung Pasir yang sedang mencari kayu bakar di sekitar areal perladangannya.

Identitas korban di mangsa buaya

“Orang Tanjung Pasir itu yang ngasih tau aku, katanya wik-wik lelekmu sudah tidak ada. Dia (korban,red) dibawa buaya,” jelas Wiwik.

Sementara itu, Komandan Regu Basarnas Romy Erwin menjelaskan, saat korban disambar buaya, kondisi air sungai sedang banjir, dan ketinggian air di kebun kelapa sawit milik korban sekitar setinggi lutut hinga paha orang dewasa.

Meskipun tim sar, menambah personil dan perahu mesin, dan berupaya menelusuri alur Sungai Simangalam, Dengan cara manover boat hingga sejauh dua kilometer dari lokasi kejadian, namun tanda-tanda keberadaan korban belum juga ditemukan. (Ucok Sitorus,Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here