Pemprov Sumut Siapkan Anggaran Rp 500 Miliar Untuk Stimulus Sektor Produktif

0
236
Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi

sumutmedia.net-MEDAN-Pemerintah Provinsi Sumatra Utara tengah mempersiapkan stimulus untuk sektor-sektor produktif, pada refocusing anggaran covid-19 tahap dua. Langkah tersebut ditempuh untuk menekan angka penduduk miskin di Sumatra Utara yang makin bertambah selama pandemi covid-19.

Jumlah penduduk miskin di sumatra utara, dalam beberapa bulan terakhir meningkat menjadi 1,28 juta jiwa. Jumlah itu setara dengan 8,75 persen dari 14,5 juta penduduk di wilayah ini.

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi mengakui, peningkatan jumlah penduduk miskin tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, terutama pandemi covid-19.

Potret kemiskinan di Kota Medan, Sumatra Utara

Edy menyebutkan, pandemi covid-19 ini membuat sebagian besar masyarakat mengalami penurunan pendapatan. Akibatnya, tak sedikit warga yang berpenghasilan rendah terjebak di bawah garis kemiskinan.

Untuk menekan angka penduduk miskin itu, dalam refocusing anggaran covid-19 tahap dua, Pemprov Sumut menyiapkan stimulus untuk di sektor-sektor produktif, seperti pertanian, perikanan dan peternakan.

Adapun refocusing anggaran APBD tahap dua itu, dari total senilai 500 miliar Rupiah, sebagian besar akan digunakan untuk stimulus sektor produktif masyarakat.

Potret kehidupun masyarakat miskin di Sumatra Utara

“Pada refocusing APBD tahap pertama lalu, sebagian besar dana difokuskan untuk bidang kesehatan dan jaring pengaman social,” Ujar Edy Rahmayadi.

Dalam upaya penanganan covid-19, Pemprov Sumut merefocusing anggaran sedikitnya 1,5 triliun Rupiah, yang dibagi dalam tiga tahap, masing-masing senilai 500 miliar Rupiah. Tahap pertama mulai april hingga Juni 2020 sudah rampung, dan saat ini masuk dalam tahap kedua hingga September mendatang. (Daniel Pekuwali,Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here