Kasus Korupsi TPA Kejari Karo Panggil 11 Saksi Tambahan

0
243
Kasi Pidsus Kejaksaan Karo Andriani Efalina Br Sitohang

sumutmedia.net-KARO-Kejaksaan Negeri Karo kembali memanggil 11 saksi tambahan dalam pengembangan kasus korupsi pengadaan tempat pembuangan akhir (TPA) dokan yang merugikan negara hingga Rp 1,7 miliar. Dari ke 11 saksi, tiga diantaranya masih belum memenuhi panggilan, dan jika dalam tiga kali panggilan tidak diindahkan, maka akan dilakukan panggilan paksa.

Tahap awal, Kejaksaan Negeri Karo memanggil empat saksi dalam kasus korupsi pengadaan TPA di Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Dari 4 saksi ini hanya 1 saksi yang hadir atas nama (MS) yang merupakan pejabat pengadaan barang dan jasa, sedangkan Kepala Dinas terkait, tidak hadir dalam panggilan pertama.

Pihak kejaksaan akan melakukan panggilan ke dua dan apabila hingga panggilan ke tiga tidak turut hadir pihak kejaksaan akan memanggil paksa para saksi yang mangkir.

Pegawai Kejaksaan Negeri Karo

Kasi Pidsus Kejaksaan Karo Andriani Efalina Br Sitohang menyampaikan, sejauh ini proses pemeriksaan saksi-saksi akan terus dilakukan guna mendalami kasus korupsi pengadaan lahan TPA di Desa Dokan.

“Jika sampai panggilan ketiga saksi yang kita panggil termasuk Kepala Dinas tidak hadir, maka akan kita lakukan penjemputan secara paksa,”tegas Andriani Efalina Br Sitohang.

Hingga Senin 27 Juli 2020 sore kemarin, sebanyak 11 saksi tambahan yang terkait sudah dipanggil. Delapan diantaranya sudah memenuhi panggilan, sementara, tiga saksi tambahan lainnya mangkir. 

Kasus pengadaan tempat pembungan akhir (TPA) Dokan, yang dianggarkan sejak tangun 2015 hingga 2017 ini mengakibatkan sedikitnya Rp 1,7 miliar kerugian negara.

Sebelumnya, pihak Kejaksaan Negeri Karo telah menetapkan dua orang menjadi tersangka yakni (BK) yang merupakan PPK dalam kasus pengadaan lahan TPA dan (R) merupakan ahli studi kelayakan. (Candra Bukit, Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here