JR Saragih Jadikan Simalungun Penyuplai Jagung Terbesar di Sumatera Utara

SIMALUNGUN, SUMUTMEDIA.net – Bupati Simalungun JR Saragih kian memantapkan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara untuk menjadi penyuplai terbesar dari sisi pertanian selain padi yaitu jagung.

Bupati Simalungun JR Saragih mempersiapkan lahan 70 hektar untuk dijadikan sebagai lahan tanaman jagung. Dari lahan 70 hektar akan digunakan 50 hektar untuk tanaman jagung. JR Saragih juga akan bekerjasama dengan TNI, siswa SMK pertanian termasuk karang taruna.

“Kita berharap empat bulan ke depan bisa menghasilkan tanaman jagung sebesar 300 ton, sehingga Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara memiliki andalan lain di bidang pertanian selain padi,” jelasnya di Nagori Batu Dua Puluh, Kecamatan Panei Tongah, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (7/4/2017).

Lanjut JR Saragih, Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk memajukan tanaman jagung di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Kehadiran tanaman jagung di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara maka diharapkan tujuh kabupaten yang ada di sekitaran Danau Toba bisa mengambil bibit jagung dari Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Baginya, tanaman jagung yang dihasilkan di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara lebih ke arah jagung hibrida atau P29. Di mana, bibit ini akan disertifikasi oleh Badan Pertanian Nasional.

“Penanaman jagung di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara akan dilakukan di seluruh Simalungun. Bibit unggulnya akan dibagikan gratis kepada masyarakat sehingga pertumbuhan perekonomian di masyarakat akan tumbuh lebih besar lagi,” bebernya.

Sebagai langkah pertama akan dilakukan pada 17 April 2017 dalam rangka kehadiran Kepala Satuan Angkatan Darat (KASAD) TNI di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Sementara itu, Danrem 022/Pantai Timur (PT) Gabriel Lema menuturkan pihaknya juga sudah mendukung semangat baru Sumatera Utara di kinerja Bupati Simalungun JR Saragih serta siap bekerjasama dengan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dalam memajukan pertanian di bidang jagung.

“Setiap hari fokus pada ketahanan pangan dan ini mencapai Indonesia swasembada jagung dan ini kerjasama baru, selama ini dengan Poktan tapi sekarang lebih kerjasama kepada masyarakat generasi muda di SMK pertanian dan karang taruna dan bisa memberikan wacana baru dari ketahanan pangan,” tukasnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR