Kapal Patroli Bea Cukai Belawan Diserang Kapal Penyelundup, 6 Petugas Terluka

Massa yang menyerang kapal bea cukai belawan. (Foto : ETV)

TANJUNGBALAI, SUMUTMEDIA.net – Petugas patroli Bea dan cukai Teluk Nibung dan Belawan di serang oleh kapal penyeludup yang selalu membawa masa bayaran yang di persenjatai petasan dan senjata tajam di kawasan perairan Kuala Asahan, Sumatera utara. Dalam insiden tersebut 6 petugas terluka, sedangkan 2 kapal penyelundup yang diduga kuat berasal dari Malaysia, berhasil meloloskan diri.

penyerangan yang dilakukan oleh kapal asing kepada kapal milik petugas patroli bea cukai
penyerangan yang dilakukan oleh kapal asing kepada kapal milik petugas patroli bea cukai

Dalam rekaman video yang diambil petugas bea cukai ini, terlihat awak kapal penyelundup yang kini telah di psersenjatai, terus menyerang petugas dengan petasan berdaya ledak tinggi, sehingga menyulitkan petugas untuk menangkap kedua kapal yang mengangkut barang selundupan berupa bawang dan narkoba.

suasana memanas ketika pihak petugas patroli bea cukai melarang massa yang melakukan penyerangan
suasana memanas ketika pihak petugas patroli bea cukai melarang massa yang melakukan penyerangan

Meskipun petugas terus meletuskan tembakan peringatan ke udara dan berulang kali menyemprotkan air untuk memadamkan api, namun apa yang dilakukan petugas tetap tidak membuat awak kapal penyelundup yang semakin berani melawan petugas.

Dalam upaya penangkapan dua kapal penyelundup ini sendiri, petugas akhirnya gagal melakukan penangkapan karena terus diserang hingga menyebabkan enam petugas patroli bea cukai terluka.

“Pada saat keluar kita menemukan 2 kapal pukat dan kapal massa, isinya kira-kira 50-75 orang, pada saat kita mendekat mereka mulai menghidupkan obor dan mulai menembak menggunakan petasan dan mercon, sehingga pada saat itu mengenai petugas dari kita 3 orang menjadi korban,” ujar Aulia Arif Nasution, Petugas Patroli Bea dan Cukai Teluk Nibung kepada wartawan.

Kurangnya pengamanan di laut, membuat pelaku penyeludup bebas keluar masuk  karena perairan ini berbatasan langsung dengan Malaysia.

Penulis : Kevin
Sumber : Efarina TV

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR