Langgar Zona Tangkap, 28 Kapal Diamankan Direktorat Poldasu

28 kapal penangkap kerang diamankan karena disinyalir melanggar batas zona tangkap 0-2 mil dari bibir pantai atau jalur 1A. (Foto : ETV)

ASAHAN, SUMUTMEDIA.net – Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (DIRPOL Air Poldasu) bekerjasama dengan Polres Asahan melakukan patroli perairan laut sekitar wilayah Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara, sebanyak 28 kapal penangkap kerang diamankan karena disinyalir melanggar batas zona tangkap 0-2 mil dari bibir pantai atau jalur 1A.

Operasi ini merupakan tindak lanjut dari tuntutan nelayan tradisional Kabupaten Asahan dan Tanjungbalai terhadap maraknya aktivitas kapal perikanan dengan alat tangkap ilegal seperti pukat hela (trawl), pukat tarik (seinse net) termasuk kapal penangkap kerang atau yang sering disebut dengan istilah tank kerang.

Dalam operasi ini petugas DITPOLAIRUD Poldasu berhasil menangkap 28 kapal nelayan karena diduga melanggar jalur 1A atau 0-2 mil dari bibir pantai. Kapal yang boleh beroperasi di zona tersebut seharusnya kapal dibawah 10 gross tonnage. Serta kapal pukat trangkang yang merupakan kapal yang menggunakan alat tangkap yang dilarang oleh peraturan Kementerian Perikanan dan Kelautan, dimana kapal tersebut menarik hingga ke dasar laut.

Dalam proses pengamanan kapal sempat terdapat perlawanan dari nelayan pencari kerang. Setelah dijelaskan secara persuasif akhirnya kapal dapat disita dan dibawa petugas.

Menurut Kapolres Asahan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan kali ini petugas berhasil mengamankan kapal yang melanggar jalur atau wilayah tangkapan nelayan jarring. Serta kapal yang menggunkan alat illegal.

“Jadi pihak Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengamankan 28 kapal tank kerang karena melewati zona 1A, sekarang dibawa Pol Air untuk diamankan dan dilakukan pemeriksaan, ini dilakukan dikarenakan kemarin terjadi konflik pembakaran kapal oleh pihak nelayan, sehingga kami menghindari hal itu terjadi lagi,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/9/2016).

Untuk selanjutnya 28 kapal yang berhasil ditangkap akan dibawa ke pelabuhan belawan untuk dilakukan pemeriksaan oleh dirpol air poldasu. Para nelayan dikenakan pasal 100 UU no 45 tahun 2009 dengan ancaman 1 tahun.

Sumber : Efarina TV

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR