Air Terjun Jambuara, Wisata Alam Menggugah Mata

SIMALUNGUN, SUMUTMEDIA.net – Air terjun Jambuara yang terletak di huta V, pondok V, desa Buntu Bayu, Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, merupakan salah satu wisata alam milik Kabupaten tersebut yang mampu menggugah mata para penikmat wiasa.
Bagaimana tidak, lokasi air terjun yang berjarak sekitar 35 Km dari kota Siantar ini, begitu mengagumkan. Apalagi, lokasi air terjun dengan akses tepatnya di perbatasan Kabupaten Simalungun – Kabupaten Asahan itu, begitu asri serta memiliki panorama alam yang begitu indah, disamping udara segar yang ditawarkannya.

Air terjun Jambuara, merupakan air terjun di aliran sungai Komangin. Untuk para penikmat alam yang gemar ber adventure ria, untuk mencapai lokasi air terjun dapat mengendarai roda 4 ataupun roda 2. Lokasi air terjun dari pintu masuk yaitu simpang Tusam, kecamatan itu hanya berjarak sekitaran 3 Km saja. Sedangkan, dari batas akhir yang dapat dilalui kendaraan itu, dapat berjalan kaki sekitaran 200 M.

Yunus, salah seorang pengelola lokasi dan merupakan warga sekitaran lokasi, kepada Wartawan , beberapa waktu lalu, mengatakan kalau saat ini wilayah ini dikelola secara bersama sama dan mereka juga bergabung dalam Karang Taruna di desa itu.

“Pengunjung sudah banyak juga yang datang dari luar daerah seperti Medan, Asahan, Siantar, Balam atau luar pulau Sumatera. Tujuan mereka datang untuk menikmati panorama Jambuara yang dibuka akses untuk kunjungan wisata sekitaran tahun 2015,” kata dirinya seraya mengungkap kalau bantuan dari Pemkab untuk lokasi tersebut tidak ada sampai saat ini.

Dijelaskan olehnya, pembukaan terhadap lokasi dari Jambuara berdasar dari dukungan media sosial yang ditampilkan oleh anak anak sekolah. Mereka dengan kreatif memperkenalkan wisata alam ini kepada masyarakat dan masyarakat sekitar juga mendukung dengan memperbaikan akses agar dapat dengan mudah dilalui.

“Disini tidak boleh bawa miras atau yang lainnya. Disini adalah tempat refresing untuk menikmati alam, kekayaan alam di kabupaten ini begitu melimpah, kita harus mampu memamfaatkannya,” terang Yunus. (Hardi)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR