Bareskrim Polri Berhasil Ungkap Sindikat Narkotika Jenis Ganja Seberat 1,6 Ton dan Shabu 41 Kg

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jendral Polisi Dharma Pongrekun MM, MH (Ketiga dari kanan). (Foto : EDO)

JAKARTA, SUMUTMEDIA.net  – Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri pada awal hingga pertengahan Juni 2016,berhasil mengungkap sindikat narkotika jenis ganja seberat 1,6 ton dan shabu seberat 41 kilogram.Dari pengungkapan dan penangkapan sindikat narkotika tersebut, dua di antaranya merupakan jaringan asal Hongkong dan 15 warga negara Indonesia.

“Satgas Dittipid Narkoba Bareskrim Polri melakukan penangkapan terhadap truk Fuso, di depan Polres Tulang Bawang Jalan Lintas Sumatra-Lampung Utara, Provinsi Lampung. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 1,6 ton,” ungkap Dittipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jendral Polisi Dharma Pongrekun kepada SUMUTMEDIA.net, di kantor Dittipid Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (16/6/2016).

Dharma menjelaskan, pengungkapan sindikat narkotika ini merupakan pengembangan penyelidikan yang dilakukan sejak Mei 2016. “Ada informasi jaringan sindikat narkotika jenis ganja yang dibawa dari Aceh-Medan-Lampung-Jakarta, dengan menggunakan truk Fuso Nopol B 9552 WA,” jelas dia.

Untuk itu, tambah dia, Satgas Dittipid Narkoba Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dan pemantauan pergerakan truk tersebut.

Selanjutnya, pada 1 Juni 2016, sekitar pukul 03.00 WIB, petugas melakukan penangkapan di depan Polres Tulang Bawang Jalan Lintas Sumatra-Lampung Utara, Provinsi Lampung. “Dan orang yang berada di dalamnya yakni, AL dan ZU,” ungkap dia.

Dalam penangkapan ini, menurut dia, barang bukti ganja yang ditemukan seberat 1,6 ton itu dalam bentuk kemasan per kilogram. Kemudian dilakukan pengembangan terhadap orang yang menyuruh mengantarkan ganja tersebut, dan beberapa orang yang berada di Jakarta yang diduga akan menerima barang haram tersebut.

“Setelah ditindaklanjuti, petugas melakukan penangkapan terhadap ZK sebagai orang yang memerintahkan untuk mengantar ganja tersebut ke Jakarta,” lanjut dia.

Berikutnya, pada 2 Juni 2016, petugas kembali melakukan penangkapan terhadap orang yang diduga akan menerima ganja tersebut di beberapa tempat di Jakarta yaitu, IP, RA, AK, R, SR, MF, dan SY.

“Kemudian barang bukti dan tersangka dibawa ke kantor Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” pungkas Dharma Pongrekun.

Adapun setelah melakukan penangkapan ganja seberat 1,6 ton tersebut, selanjutnya Satgas Dittipid Narkoba Bareskrim Polri melanjutkan penyelidikan shabu internasional seberat 41 kilogram.

Total Tersangka

Adapun jumlah total tersangka dari hasil penangkapan Satgas pada awal hingga pertengahan Juni 2016 berjumlah 17 orang tersangka. Antara lain, AL, ZU, MF, MS, SR, IP, DR, R, AK, SY, AD alias DD, NGTW alias WW alias AW, BE bin SA, dan CH serta HT asal warga negara Hongkong. (EDO)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR