Pelaku Pemalsuan Surat Hasil Rapid Test di RSUD TAPTENG Akan Dipecat

0
14
foto int, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani saat memberikan ketarangan pers

sumutmedia.net-TAPANULI TENGAH-Pasca pemalsuan surat hasil rapid test di RSUD Tapteng, Bupati Tapanuli Tengah BAKHTIAR AHMAD SIBARANI buka suara terkait adanya staf RSUD PANDAN yang diduga memalsukan surat hasil rapid test. Staff tersebut berstatus aparatur sipil negara itu akan dipecat.

“Kami yakinkan ini pekerjaan yang sangat keterlaluan dan mencoreng pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Kami akan segera memproses ASN sesuai peraturan dan akan dipecat dari ASN di Kabupaten Tapanuli Tengah,” tegas Bakhtiar

Oknum yang dimaksud adalah EWT yang merupakan ASN di RSUD Pandan Tapteng sedangkan MAP bekerja sebagai perawat di sebuah klinik yang ada di Tapteng. EWT melakukan aksinya bersama MAP di klinik tempat MAP bekerja di Kecamatan Sarudik, Tapteng. Atas kejadian ini, Bakhtiar mengingatkan jajarannya agar tidak melakukan hal yang sama.

Ini bukan hal yang sembarangan, ini tindakan yang luar biasa dan sangat membahayakan orang lain apabila tes kesehatannya dipalsukan.

EWT dan MAP sudah ditangkap Polres Sibolga karena melakukan pemalsuan surat hasil rapid test corona. Penangkapan kedua tersangka berawal dari penemuan surat hasil rapid test palsu di dermaga penyeberangan sibolga. Polisi juga mengamankan surat hasil pemeriksaan rapid test palsu hingga alat rapid test bekas.

Untuk penyelidikan lebih lanjut Polres Sibolga melimpahkan ke Polres Tapanuli Tengah sebab locus delikty kejadiaa pidana di wilayah hukum Polres Tapteng. (Septy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here