Haji Anton Tukar Pikiran Dengan Masyarakat Marihat Dolok

0
294
Haji Anton Tukar Pikiran Dengan Masyarakat Marihat Dolok

Haji Anton Tukar Pikiran Dengan Masyarakat Marihat Dolok

SIMALUNGUN – Kunjungan Ketua IKEIS Anton Achmad Saragih di Nagori Marihat Dolok,  Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun, Sumatera Utara, disambut hangat oleh warga-tokoh agama dan  tokoh masyarakat. Kegiatan ini sebagai bentuk upaya Anton Saragih untuk melakukan diskusi dan musyawarah guna menyerap aspirasi masyarakat.

Bertukar pikiran membahas suatu masalah terkait pembangunan di Simalungun melalui diskusi dan musyawarah, menjadi agenda rutin ketua IKEIS Anton Achmad Saragih untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pembangunan di Simalungun.

Kunjungannya di Nagori Marihat Dolok, disambut hangat oleh warga-tokoh agama dan tokoh masyarakat dan gabungan masyarakat dari beberapa nagori di Kecamatan Dolok Panribuan.

Kegiatan ini juga di sebagai momen untuk menjalin silatuahmi supaya saling mengenal satu sama lainnya. Melalui diskusi tersebut, Haji Anton banyak mendapat masukan dari masyarakat yang ingin perubahan di Simalungun.

Haji Anton Tukar Pikiran Dengan Masyarakat Marihat Dolok

Dihadapan warga, Haji  Anton yang ber-inginan membangun simalungun mendapat apresiasi dari masyarakat melalui dukungan serta semangat agar dapat mencapai tujuannya kedepan, khususnya membangun Kabupaten Simalungun menjadi lebih baik.

Pardamean Purba salah seorangtokoh masyarakatNagori Marihat Dolokmengatakan, mudah-mudahan Bapak Anton Saragih bisa menjadi penyemangat di Kabupaten SImalungun.

“Anton Saragih salah satu calon pemimpin yang bisa menginspirasi masyarakat,” kata Pardamean Purba.

Melalui momen ini, Haji Anton banyak mendapat masukan dari warga untuk pembangunan di Simalungun, Ia berharap dilain waktu dapat kembali berkunjung untuk silaturahmi, dengan harapan kujungan kedepan memberi perubahan melalui pembangunan.

Selesai diskusi,  Haji Anton menunaikan sholat zuhur berjamaah dengan masyarakat di Masjid Taqwa Nagori Marihat Dolok. Di akhir kunjungan sebagai bentuk kedekatannya dengan masyarakat, dimanfaatkan  untuk foto bersama meng-abadikan momen silaturahmi. (Dosi Simarmata)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here