IPW Pertanyakan Aliran Dana Rp 20 M dari Syuriah

0
40

JAKARTA, SUMUTMEDIA.net – Indonesia Police Watch (IPW) mempertanyakan masuknya aliran dana setara Rp 20 miliar dari Syuriah untuk seseorang di Jogjakarta. Oleh karena itu, Polri perlu menelusuri dan mengungkap motif di balik masuknya aliran dana tersebut.

“Apakah masuknya dana ini ada kaitan dengan ancaman ISIS ke Indonesia, yang disampaikan The Oneness of God (Tentara Tahuid) dari Syuriah pada Juni 2016 lalu,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (18/7/2016).

Sebelumnya, IPW mendapat informasi bahwa dana setara Rp 20 miliar yang masuk ke Indonesia itu dikirim lewat salah satu bank pemerintah di kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta.

Menurut Neta Pane, uang tersebut dikirim seseorang dari Syuriah untuk seseorang di Jogjakarta. Pihak bank sudah menghubungi kepolisian saat pemilik dana ini hendak mengambil uangnya. Namun, sejauh ini belum jelas apa dan bagaimana tindakan kepolisian.

“Yang jelas uang tersebut sudah dicairkan, dan diambil seorang lelaki berjanggut panjang pada akhir Juni lalu,” ungkapnya.

Dengan masuknya dana itu, Neta Pane mengingatkan, Polri perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi kantong-kantong radikalisme yang berpotensi menjadi kelompok-kelompok terorisme di Indonesia. Sehingga gerakan aksi teror tidak terjadi lagi di tanah air pasca serangan teror lori yang menewaskan sejumlah orang di Perancis, beberapa hari lalu.

“Apalagi dari Syuriah, The Oneness of God ISIS sudah menyebarkan video ancaman akan menebar teror di Indonesia,” sergahnya kemudian.

Dalam video itu, sambungnya, ditunjukkan para remaja berseragam militer dan sebagian memeluk AK 47. Pemimpin mereka seorang lelaki berjanggut panjang yang terus menerus menyampaikan ancaman ke Indonesia.

“Bagaimana pun ancaman ini perlu diantisipasi Polri, terutama setelah adanya serangan bom bunuh diri yang dilakukan Nur Rochman ke Polresta Solo, pada awal Juli lalu,” pungkas Neta Pane. (EDO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here