15 Personil Sabhara Polda Sumut Diperiksa Terkait Penganiayaan Pasutri

0
107

JAKARTA, SUMUTMEDIA.net – Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Bid Propam Polda Sumut) masih memeriksa 15 personil Dit Shabara Polda Sumut, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pengemudi mobil Agya pada, Sabtu (26/6/2016) malam.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun sampai saat ini, Bidang Propam Polda Sumut masih melakukan pemeriksaan terhadap 15 personil Dit Sabhara tersebut.

“Sampai sore ini (dini hari) sudah dilakukan pemeriksaan kepada 15 orang personil Dit Sabhara yang berpangkat Bripda,” kata Rina Ginting saat dikonfirmasi Sumutmedia.net, Jakarta, Senin (27/6/2016) malam.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Bidang Propam Polda Sumut, Rina menjelaskan bahwa benar pada Sabtu (26/6/2016) lalu sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan KH Nasution Medan atau tepatnya di Simpang Jalan Karya Jaya, mobil dinas truk Polri dan mobil dinas pick-up kemudian melintas mobil Toyota Agya.

Menurut Rina, pengemudi mobil Agya tersebut memainkan gas mobilnya serta mengacungkan jari tangannya ke arah personil Dit Sabhara Sumut yang saat itu mobil dinas truk Polri dan mobil dinas pick-up sedang berhenti.

Dan tidak berapa lama, kemudian mobil Agya tersebut memutar balik kendaraannya dan berhenti di samping mobil truk Dalmas. “Lalu, personil Dit Sabhara Polda Sumut langsung mengerumuni mobil tersebut dan terjadi adu mulut,” jelas Rina.

Namun, sergahnya kemudian, saat itu pengemudi mobil Agya masih tetap saja memainkan gas mobilnya semakin keras, sehingga personel Dit Sabhara Sumut melakukan pemukulan terhadap mobil tersebut.

“Namun, tidak ada personil Dit Sabhara yang mengakui melakukan pemukulan terhadap pengemudi maupun penumpang mobil Agya tersebut,” pungkas Rina.

Marah Truk Polisi Disalip

Sebelumnya, dikabarkan 15 personil Shabara Polda Sumut memukuli pasangan suami isteri (pasutri) pengendara Toyota Agya hingga babak belur, Sabtu (26/6/2016) malam.

Pemukulan diduga lantaran personil Dit Sabhara tersebut tidak terima truk yang mereka tumpangi disalib mobil Toyota Agya. Pengemudi Agya, Kiki, menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan AH Nasution, tepatnya di Asrama Haji Medan.

Saat itu, kata dia, kendaraan yang disetirnya sedang melintasi kawasan macet bersama istri, anak serta pekerja rumah tangganya. Karena jalanan macet, Kiki berusaha menyalip kendaraan Dit Sabhara Polda Sumut yang ditumpangi 15 personilnya. Karena tidak senang disalip, para polisi tersebut marah-marah dan merusak mobilnya. (EDO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here