Sangat Memprihatinkan, Empat Kakak Beradik Mengalami Penyakit Lumpuh Layu di Simalungun.

0
99

SIMALUNGUN, sumutmedia.net – Sungguh malang nasib pasangan keluarga Mujiman (62) dan Suratmi (61), bagaimana tidak, pasangan suami istri Mujiman dan Suratmi yang bertempat tinggal di Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ini mempunyai empat anak yang semua mengalami lumpuh layu.

Masing-masing anak keempat anak tersebut adalah Suwito (35), Adi (31), Riyan (27) dan Sharul (26).

Pada awalnya kelahiran empat anak tersebut dari pasangan Mujiman dan Suratmi ini lahir normal, namun berjalannya waktu, mulai nampak ada perubahan setiap tubuh dari keempat anak tersebut.

Segala upaya telah dilakukan untuk mengobatin keempat anaknya tersebut, mulai dari pengobatan tradisional maupun medis, namun tidak membuahkan hasil yang baik dari keempat anaknya.

Suwito, Adi, Riyan dan Sharul yang terkena penyakit lumpuh layu bergantung kepada Suratmi yang umurnya pun sudah sangat tua, sedangkan Ayah nya hanya seorang pekerja buruh kasar di sebuah doorsmer.
Kehidupan yang tidak layak ini menjadikan Mujiman harus bekerja keras membanting tulang demi menghidupi keempat anaknya yang terkena penyakit langka ini.

Saat ditemui warawan dikediamannya, Sabtu (16/1), Suratmi mengatakan, “Anakku semula lahir normal, namun beberapa bulan ada nampak perubahan dari penyakit lumpuh layu yang diderita keempat anakku,” terang Suratmi sambil menitikkan air mata.

Sejauh ini belum ada bantuan dari pihak manapun untuk membantu meringkan beban dari keluarga Mujiman dan Suratmi tersebut.

“Tidak ada sama sekali bantuan baik dari pemerintah maupun masyarakat sekitar,” katanya.

Lanjut dia, “Saya hanya berharap anak saya bisa sembuh dan kembali tumbuh normal seperti anak-anak lainnya, sehingga apabila kelak saya tidak ada lagi anak saya dapat hidup sebagaimana mestinya, juga saya berharap semoga masyarakat dan pemerintah setempat bisa membantu meringankan penderitaan keluarga saya,” tutupnya. (Kevin Sinaga/Zulkarnain)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here