Sidang Gugatan JR Saragih, Permintaan Permohonan Pergantian Wakil Calon Bupati

0
45

SIMALUNGUN – Disela putusan pada 8 Desember lalu, Majelis Hakim PTTUN Medan kembali menggelar sidang lanjutan dengan agenda pembacaan gugatan oleh kuasa hukum JR Saragih dan Amran Sinaga.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) mengabulkan permohonan calon Bupati Simalungun JR Saragih-Amran Sinaga  yang mensengketakan keputusan pembatalan pencalonan JR Saragih-Amran Sinaga selaku pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Simalungun nomor urut 4 oleh KPU.

Dalam permohonannya, Kuasa Hukum JR Saragih, Dr Hinca IP Panjaitan SH MH ACCS, mengatakan, JR Saragih meminta majelis hakim untuk mengabulkan permintaan pergantian wakil calon Bupati agar dapat diberi kesempatan untuk mencari pasangan baru di dalam pemilihan bursa kandidat pasangan calon bupati Simalungun.

“Pak JR Saragih meminta, untuk mengambil, memilih dan menetapkan pasangan wakil calon pengganti untuk menemaninya menjadi calon Bupati dan calon wakil Bupati, sehingga pilkada yang akan datang tetap berjalan dengan baik dan dengan keikutsertaan lima pasangan calon yang telah ditetapkan, dan pak JR Saragih mempunyai pasangan wakil yang baru,” ungkapnya.

ia menambahkan, momentum waktu mengambil keputusan, diwaktu saat injury time KPU dalam hal ini, sangat tidak tepat dan melanggar azas-azas penyelenggara pemerintahan umum daerah, dan sangat merugikan JR Saragih sebagai objek yang tidak pernah tersandung dalam kasus hukum.

“KPU sebagai penyelenggara telah melanggar azas-azas penyelenggara pemerintahan umum daerah, momentum mengambil keputusan diwaktu-waktu injury time sangat merugikan JR Saragih sebagai orang yang tidak pernah tersandung dalam kasus hukum,” tegasnya.

Setelah mendengarkan pembacaan gugatan, Majelis Hakim PTTUN Medan kembali menunda persidangan dan dilanjutkan pada 16 Desember 2015.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim Asmin Simanjorang menuturkan, selepas putusan nanti diharapkan akan berjalan bersama-sama untuk segera menggelar Pilkada di Kabupaten Simalungun.

“Pada tanggal 16 Desember nanti kita akan kembali menggelar sidang sengketa Pilkada di Kabupaten Simalungun ini. Selain itu pada tanggal 23 Desember pihak penggugat dan tergugat dapat mendengar putusan dari majelis hakim,”tuturnya. (Kevin Sinaga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here