Syeh Ahmad Sabban: JR Bagian dari Kami

0
108

SIMALUNGUN – Acara peringatan enam tahun mangkatnya pemimpin Tarekat Naqsabandiyah Simalungun, Syeh Abdurrahman Rajagukguk, Minggu (29/11) dihadiri JR-Amran. Berlokasi di persulukan Naqsabandiyah di Hatonduhan, pasangan calon (paslon) nomor urut 4 tersebut disambut hangat. “Bagi kami, JR Saragih bukan hanya sekadar pemimpin, tapi bagian dari keluarga besar Naqsabandiyah,” tandas Syeh Ahmad Sabban, pemimpin tarekat ini.

Menurut anak ketujuh dari sepuluh bersaudara itu, JR merupakan pemimpin yang punya kepedulian besar pada kelompok-kelompok agama. Kendati beragama Kristen, lanjutnya, JR tak pernah absen memberi dukungan moril dan materil pada Tarekat Naqsabandiyah. “Saban tahun tiap kami menggelar acara, JR selalu datang. Persulukan ini bisa eksis di tengah masyarakat juga berkat dukungan finansial darinya. Semua kebijakan yang digulirkan juga sangat mengakomodir kebutuhan kelompok beragama,” terangnya.

Ia bercerita, pada 2010 usai dilantik menjadi Bupati Simalungun, JR menggelontorkan dana untuk pembangunan gedung persulukan. “Kami sangat terharu akan kebaikan JR. Kehadiran sosoknya begitu berarti bagi kami,” ujarnya lagi.

Menurutnya, dalam ajaran Islam disebutkan, jika ada orang berbuat baik pada sesama, maka balaslah dengan kebaikan. “Selama ini JR selalu berlaku baik pada kami. Maka tak berlebihan kiranya, jika kami menasbihkan JR sebagai bagian dari keluarga besar Naqsabandiyah. Dia adalah saudara, bapak, dan kawan yang sangat kami hormati,” urainya.

Lantaran kedekatan inilah, dalam kesempatan itu, jemaat Naqsabandiyah berdoa supaya JR-Amran diberi kelancaran dalam prosesi pilkada 2015. “Kami bersama-sama mendoakan agar JR Saragih bisa memimpin kembali Simalungun di periode kedua. Soal rekam jejak, tak ada yang perlu disangsikan lagi. Ia pasti akan menaruh perhatian besar pada umat beragama di Simalungun, laiknya yang pernah ia lakukan sebelumnya,” ungkapnya.

Mendapat sambutan hangat, JR mengucapkan terima kasih pada Sabban beserta segenap jemaat. “Kami merasa sangat terhormat diundang ke acara ini tiap tahun,” tuturnya. Bagi JR, sosok almarhum Syeh Abdurrahman adalah inspirator yang hebat. Dengan segala atributnya, ia mampu menyatu dan berbaur di tengah masyarakat heterogen. Ia juga telah mengukir sejarah dan meletakkan pondasi kuat untuk kerukunan beragama di Simalungun. “Ia adalah orang tua dan teladan bagi saya,” tandas JR.

Lantaran sangat menghargai sosok Syeh Abdurrahman, JR mengaku tak pernah absen dalam acara keagamaan yang dihelat di Naqsabandiyah. “Dari semula, sejak menjabat sebagai bupati, saya pun selalu memberikan perhatian khusus pada umat beragama, termasuk Naqsabandiyah,” ungkapnya.

Ia berharap, para jemaat Naqsabandiyah mau berdoa supaya gelaran pesta akbar 2015 di Simalungun berjalan lancar. “Saya juga berharap supaya didoakan memimpin kembali di Simalungun. Kalau sukses di pilkada nanti, sudah pasti saya konsisten membangun dan menjaga kerukunan beragama di daerah ini,” tutupnya. (Purnama Ayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here