Sudding minta isu MKD disuap kasus Setnov Rp 20 miliar dibongkar

0
38

JAKARTA – Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Sudding menegaskan bahwa tak ada tawaran senilai Rp 20 miliar untuk amankan kasus catut Presiden Joko Widodo diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto. Dirinya mengaku tahu kabar itu dari pemberitaan mengutip perkataan Wakil Ketua MKD Junimart Girsang.

“Saya baca di berita katanya ada tawaran 20 miliar. Maksud saya Junimart harus bongkar. Itu harus dibongkar, itu percobaan tindak pidana,” ujar Sudding di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/11).

Sudding mengklaim tak ada lobi apapun kepadanya. Dia mengaku justru dapat ribuan pesan pendek ke ponselnya dari masyarakat. Bahkan ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia juga kirimkan pesan terkait kasus catut nama presiden.

“Ada ribuan SMS masuk. Kita capek jawabnya. Ya harus dijawab. Mulai dari papua sampai TKI di Malaysia. Sehari sampai 500-an kali. Isinya dukungan harus dilakukan secara terbuka,” ungkapnya.

Politisi Hanura mengaku banyak habiskan waktu dan pulsa untuk membalas satu per satu pesan pendek itu.

“Saya balas, siap baik terima kasih. Salam buat keluarga,” kata Sudding tirukan pesan balasannya.

Sumber : merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here