JR Kembali menjadi “Terang” Bagi Masyarakat Simalungun Lewat Program Pengobatan Gratis

0
93

SIMALUNGUN – “ Seperti mimpi kemarin aku, bisa – bisa pak JR datang berkunjung kekampung kami dan membawa anak kami berobat ke RS Efarina Berastagi.” Ungkap Naomas Nababan orang tua dari Herman Simarmata (18) saat di temui di RS Efarina Etaham Berastagi. Minggu (22/11).

Seperti diketahui, Herman Simarmata anak ke tiga dari Naomas Nababan ini harus rela kehilangan satu tangannya karena mengalami kecelakaan di Padang dan tangannya diharuskan untuk di amputasi.

Setelah di amputasi tangan Herman Nababan tidak sembuh sepenuhnya, tangannya membengkak, dan pada bagian ujung  jahitan di tangannya lepas, sehingga menimbulkan pembengkakan di bagian tangan yang diamputasi.

“saya kemarin mengalami kecelakaan di Padang dan tangan saya harus diamputasi. Saat itu saya fikir setelah di amputasi tangan saya bisa pulih, malah tangan saya semakin membengkak, dan kalau tidak di bawa ke dokter  bisa-bisa tangan saya membusuk.” Ungkap Herman mahasiswa semester 1 yang kuliah di Padang.

Saat disinggung masalah biaya, Ibu dari Herman Nababan mengatakan sudah banyak uang yang keluar untuk pengobatan anaknya , mulai dari biaya amputasi sampai pada biaya rawat inap selama satu minggu di rumah sakit yang pertama kali menangani anaknya.

“sudah banyak biaya yang kami habiskan, kira-kira 35 juta lah uang kami habis untuk biaya anak kami ini.” Ungkap Naomas.

Ditambahkan nya lagi, “ kalau untuk biaya perobatan anak kami ini, kami sudah bingung mau mencari dimana lagi untuk biaya perobatan nya, kami sudah pasrah, hanya berdoa sajalah yang dapat kami lakukan waktu itu untuk kesembuhan anak kami ini, pekerjaan bapak nya hanya seorang Wiraswata sedangkan saya hanya  Ibu rumah tangga. Tapi Untung lah datang pak JR ini ke kampung kami. ” Tuturnya.

Setelah di rawat di RS Efarina Berastagi selama 3 hari Herman mengatakan ada perubahan yang ia rasakan. Ia juga mengatakan pelayanan di RS Efarina Berastagi sangat baik, mulai dari perawat sampai pada Dokter yang menangani nya.

“sudah mulai ada perubahan yang kurasakan,  pelayanan di sini (RS Efarina Berastagi) pun sangat baik. Dan masalah biaya perobatan kami tidak pernah di minta satu sen pun.” Ucapnya.

Ia juga berharap JR Saragih terpilih kembali menjadi Bupati Simalungun periode 2015-2020, agar masyarakat Simalungun merasakan apa yang ia rasakan.

“Harapan saya Pak JR itu sehat-sehat selalu, dan semoga terpilih kembali menjadi Bupati, karena apa? karena saya sudah merasakan kebaikan yang beliau beri kepada saya. Dan saya ingin masyarakat Simalungun juga merasakan kebaikannya.” Tutur Herman dengan raut wajah sedih.

Di sela-sela kunjungan ke RS Efarina Berastagi,  DR JR Saragih, mengatakan “Saya tidak akan berhenti menolong masyarakat  yang membutuhkan pertolongan,  apalagi ketika saya tau masyarakat yang terkendala masalah biaya, baik biaya kesehatan maupun biaya pendidikan, pasti akan saya bantu.” Ungkap Mantan Bupati Simalungun periode 2010-2015 ini. (Kevin Sinaga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here