Prancis Kerahkan 5.000 Tentara Mengamankan Kota Paris

0
76

PARIS – Pemerintah Prancis mengerahkan 5.000 tentara untuk menjaga pusat Kota Paris. Para tentara ini ditugaskan untuk memastikan keamanan di jalan-jalan ibu kota.

Hal ini dilakukan usai serangan teror yang terjadi di beberapa tempat di Paris pada Jumat (13/11) malam waktu setempat. Militer ditempatkan di seluruh kota sebagai tanggapan atas keadaan darurat yang diungkapkan Presiden Francois Hollande.

“Ini kita lakukan untuk melindungi warga negara kita terhadap kelompok teroris. The Sentinelle sudah beroperasi sejak 14 November. Mereka diperkuat dengan personel tambahan dari seluruh wilayah di Prancis,” ungkap Kementerian Pertahanan Prancis, seperti dilansir dari Rusia Today, Senin (16/11).

Prancis kini tengah merevisi strategi keamanan nasional mereka untuk lebih tanggap terhadap serangan teror.

“Skala ancaman telah berubah. Kita sedang kembali menyusun militer dan strategi keamanan kita untuk menghadapi tantangan yang lebih besar,” seru Menteri Pertahanan Prancis Jean Yves Le Drian.

Dia mengatakan peluncuran operasi Sentinelle ini merupakan salah satu strategi baru militer Prancis. Le Drian juga mengatakan Daesh, sebutan mereka untuk kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), merupakan teroris nyata yang harus dimusnahkan untuk perdamaian dunia.

Sebenarnya, Paris sudah terbiasa melihat personel keamanan The Sentinelle berkeliaran di ibu kota sejak peristiwa penyerangan kantor majalah satir Charlie Hebdo. Namun, untuk penjagaan kali ini dirasa lebih ketat dari sebelumnya.

Dilaporkan, serangan teror terjadi beruntun di tujuh lokasi terpisah, di kawasan timur Ibu Kota Paris. Bom meledak di Stadion Stade de France, Dua bar dilempari granat dan ditembaki, satu restoran diberondong senapan mesin.

Penyerangan paling parah terjadi di Gedung Konser Bataclan yang dipenuhi lebih dari 1.000 anak muda. Sejauh ini delapan pelaku tewas, tujuh meledakkan dirinya sebelum ditangkap polisi Paris.

Sumber : merdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here