Pengawalan Truk Sampah DKI Dihentikan

0
28

Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Menjamin kelancaran pengangkutan sampah oleh truk DKI Jakarta menuju tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Meski arus lalu lintas yang dilalui truk sampah DKI yakni di pintu keluar Tol Bekasi Barat dan Jalan Transyogi Alternatif Cibubur, saban hari tampak padat, saat ini tidak ada lagi penolakan warga terhadap truk sampah tersebut.

Bahkan, kepolisian telah menghentikan pengawalan terhadap truk-truk sampah tersebut.

“Kami tetap menjamin pengangkutan sampah lancar hingga sampai ke TPST Bantargebang,” ujar Kepala Dishub Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Senin (16/11).

Dia mengatakan, meski waktu operasional pengangkutan sampah telah dibuka selama 24 jam, hingga saat ini tidak ada warga Kota Bekasi yang menolak.

“Setelah dibuka jam operasional selama 24 jam. Belum ada warga Kota Bekasi yang keberatan dan pengadangan itu dilakukan di Kabupaten Bogor,” katanya.

Dia mengatakan, kondisi saat ini sudah kondusif. Bahkan, sekitar 700 personel polisi yang disiagakan untuk mengawal perjalanan truk sampah, sudah ditarik kembali.

Menurut keterangan Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Bekasi Kota, Kompol Hersiantony, sejak Jumat (13/11) lalu personel polisi sudah ditarik kembali.

“Personel yang berjumlah 700 orang ditarik kembali karena dianggap situasi telah kondusif,” ujar Hersiantony.

Meski begitu, pihaknya memastikan anggota Intelijen Polresta Bekasi Kota tetap bersiaga di rute yang lalui truk sampah. “Anggota tetap kami siagakan di titik yang rawan di perempatan Cileungsi,” ujarnya.

Dia menjelaskan sejak pengawalan polisi terhadap truk sampah DKI yang berlangsung pada Sabtu (7/11) hingga Jumat (13/11), tidak ada aksi pengadangan atau aksi anarkis lainnya.

Sumber : beritasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here