Terkait Teror Paris, Presiden Prancis : Siap Memerangi Terorisme

0
17

PARIS – Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan negaranya tidak gentar dengan ancaman teroris yang baru saja menyerbu tujuh lokasi di Ibu Kota Paris. Saksi mengatakan para penyerang mengatakan teror ini dilakukan untuk membalas keterlibatan Prancis menyerang markas militan ISIS di Suriah.

“Saya menegaskan bahwa pemerintah Prancis siap memerangi terorisme tanpa ampun,”

kata Hollande, seperti dilansir BBC, Sabtu (14/11).

Pernyataan itu disampaikan Hollande setelah mengunjungi Gedung Konser Bataclan, lokasi serangan terparah. Di gedung itu teroris memberondong nyaris seribu penonton dengan AK-47.

Diketahui, Prancis terlibat menyerang markas militan di Suriah sejak akhir September lalu. Jet-jet tempur Negeri Anggur menyasar gudang logistik ISIS di wilayah utara.

“Teroris yang bertanggung jawab atas tindakan sadis ini harus diberitahu bahwa mereka sedang berhadapan dengan Perancis, Prancis yang bersatu dan tidak akan menyerah begitu saja karena hal ini,” kata Hollande.

Dalam setahun terakhir Prancis dihantam serangkaian teror berdarah. Pada 7 Januari lalu, kantor redaksi Charlie Hebdo diserbu militan. Selanjutnya pada 9 Januari menyandera toko milik Yahudi.

Tak berapa lama terjadi serangan ke Pusat Pendidikan Yahudi di Kota Nice. Penembakan polisi lalu lintas secara acak beberapa kali terjadi.

Korban selamat di Gedung Bataclan bercerita kepada AFP, salah satu pelaku meneriakkan motif mereka sembari menembak para korban. Pelaku berbicara dalam bahasa Prancis.

“Ini semua salah (Presiden) Hollande, dia seharusnya tidak ikut terlibat di Suriah. Ini untuk Suriah,” kata saksi itu menirukan ucapan pelaku. Namun kesaksian ini belum dikonfirmasi kepada aparat Prancis.

Sumber : Reuters

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here