JR: Komitmen Tuntaskan Pembangunan Jalan

0
18
JR tinjau kegiatan fogging dan gotong royong
Kunjungan langsung ke masyarakat Nagori Ambarokkan, Nagori Panduman, Nagori Gunung Datas dan Nagori Sambosar Kecamatan Raya Kahean sekaligus peninjauan kegiata fogging dan gotong royong. (Foto : Tia Pebriansyah)

SIMALUNGUN – Mantan Bupati Simalungun JR Saragih bertekad merampungkan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan, yang terbentang di 31 kecamatan. Pernyataan tersebut terlontar, saat JR menyambangi empat nagori di Kecamatan Raya Kahean, Kamis (12/11). “Selama saya menjabat sebagai bupati, sudah ratusan nagori saya kunjungi, hanya tersisa 18 nagori yang belum. Dari hasil kunjungan tersebut, saya memperoleh simpulan, ada 22 nagori yang belum pernah merasakan pengaspalan jalan,” ungkapnya.

Menurutnya, 22 nagori termasuk Panduman dan Gunung Datas di Raya Kahean, mengalami kerusakan jalan yang lumayan parah. Lubang menganga terukir hampir di semua bagian jalan. Ketika hujan pun, air akan tergenang hingga menyerupai lumpur, lantaran berpadu dengan tanah dan kerikil kasar.

“Hal itu sangat mengganggu mobilitas warga,” keluh Demenson, tokoh masyarakat Gunung Datas. Ia mengungkapkan, hampir setiap hari jalan desa memang dilalui kendaraan berat, seperti truk pengangkut sawit dan karet. “Hal itu membuat kondisi jalan jadi kian parah. Belum lagi masalah sempitnya jalan, sehingga menyulitkan pengendara mobil untuk melewatinya,” imbuh pria yang belum lama menjabat sebagai pangulu ini.

Keluhan senada juga diungkapkan Janaik Purba, tokoh masyarakat di Raya Kahean. “Permintaan warga yang paling besar, kelak jika JR duduk kembali jadi bupati adalah ihwal perbaikan infrastruktur. Di dalamnya termasuk pembangunan jalan, jembatan, dan prasarana pendukungnya,” urainya.

Ia bercerita, buruknya kondisi jalan membuat warga harus menempuh jarak lebih lama jika hendak pergi ke Raya atau kecamatan lain. “Rata-rata masyarakat bermata pencaharian sebagai petani sawit atau karet. Mereka umumnya akan mengantarkan hasil panen ke pasar di Serdang Berdagai. Jarak yang normalnya bisa ditempuh satu jam, jadi berlarat-larat hingga dua jam karena jalan rusak,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap JR bisa memenuhi mimpi warga untuk memperbaiki jalan dan jembatan.

Saya mengacungi jempol setiap pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, dan perumahan yang telah ditunaikan JR. Namun akan sangat baik lagi jika JR bisa memperluas bidang pembangunan, termasuk di infrastruktur dan pertanian,”

imbuhnya.

Merespon permintaan warga, JR menegaskan akan memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan jika terpilih kembali. “Saat ini APBD kita tengah digodok dan terjadi kenaikan anggaran menjadi sebesar 2,3 triliun rupiah. Nantinya periode 2016-2020, jumlah dana yang dialokasikan untuk pembangunan jalan dan jembatan senilai 400 miliar rupiah,” ujarnya.

Pembangunan jalan itu akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan kondisi yang paling parah dan paling strategis. “Intinya saya berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur secara merata. Saya meminta maaf, karena tempo hari harus memprioritaskan pembangunan pendidikan dan kesehatan dulu, baru infrastruktur,” ujarnya lagi.

Untuk menyukseskan pembangunan tersebut, JR meminta dukungan warga secara penuh. “Saya meminta semua masyarakat bisa bergotong-royong menyukseskan pembangunan ini. Setelah dibangun pun, penjagaan dan perawatan penting untuk dilakukan,” urainya. Terakhir, JR berpesan supaya warga tak mudah terpancing dengan isu-isu yang masih diragukan kebenarannya. (Purnama Ayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here